Hayoo siapa yang tahun 2023 masih baca komik inii🤣 kalau iya kita toss
Pengantin Demos adalah sebuah seri komik (yang kalau tidak salah) ditulis mulai tahun 1970-un duo oleh pengarang Yuho Ashibe dan Etsuko Ikeda. Ceritanya berputar pada hubungan unik bernuansa romantis, teror dan horifik antara Minako, seorang gadis remaja dan yang diceritakan sebagai Raja Iblis dari Olympus, Demos.
Demos diceritakan dulunya seorang dewa di negeri Olympus yang melakukan hubungan terlarang dengan adik kandungnya, Venus. Hal ini membuat Dewa Zeus, Raja para dewa saat itu murka dan mengutuk mereka berdua. Venus dikutuk membusuk di kedalaman suatu negeri bawah tanah dan Demos ditakdirkan menjadi Raja Iblis.
Sebagai Raja Iblis, perilaku Demos mencerminkan segala perangai yang buruk --- namun terkadang mencerminkan sisi sejauh mana manusia bisa menjadi sangat buruk.
Venus dan Demos membuat perjanjian satu sama lain untuk melanjutkan hubungan asmara mereka. Venus meminta Demos mencari perempuan di Bumi yang memiliki fisik yang sama dengan Venus saat sebelum membusuk, untuk dirasuki badannya sehingga kembali cantik. Untuk bisa dirasuki Venus, si gadis pilihan harus mau menyerahkan dirinya kepada Demos atau dibunuh oleh Demos. Lama mencari, Demos menemukan seorang gadis bernama Minako yang wajahnya sangat mirip dengan Venus namun hatinya begitu baik, perangainya lembut.
Mengikuti perjalanan Demos membujuk, merayu, dan terkadang (bahkan sering) memanipulasi Minako untuk mau menjadi permaisurinya, kita dibawa menelusuri aneka kisah yang menceritakan tentang manusia. Saking berkesannya bagi saya, saya bisa lupa judulnya namun kalau melihat potongan adegan, saya bisa mengingat itu dari episode yang mana.
Gambar komiknya buat saya cantik dan artistik sekali, dengan gaya penceritaan yang puitis dan teatrikal. Ada kalanya Minako digambarkan dalam gaya anak remaja kulit putih yang sedang berpose dengan latar belakang kastil atau bangunan bergaya arsitektur western , lalu disapa oleh Demos yang sedang berwujud manusia lengkap dengan topi baret dan jubah lebarnya. Ada kalanya Minako digambarkan sebagai penganut Budha yang taat, lengkap dengan kimononya pergi ke kuil di tahun baru untuk berdoa. Demos diperlihatkan menguntit di belakangnya.
Mereka biasanya bertukar dialog, di mana Minako memaparkan pandangan bagaimana manusia itu secara fitrah condong pada nilai-nilai keluhuran budi ideal, yang untuk mencapainya diperlukan keteguhan hati menempuh jalan terjal yang terkadang pahit. Dibalas oleh Demos, yang begitu frontalnya menyatakan betapa manusia, dengan segala keterbatasannya dan kerapuhannya untuk survive, terkadang bahkan sering---- menjelma menjadi sosok-sosok menyedihkan yang amat jauh dari apa yang digambarkan oleh Minako. Jalan yang 'ditawarkan' iblis seperti Demos untuk dilewati oleh manusia bergelimang kemudahan dan keindahan di sana-sini... seringkali dimetaforakan sebagai janji-janji manisnya kepada Minako untuk mau menjadi pengantinnya, saat di mana Minako akan mendapatkan semua yang diimpikan oleh seorang perempuan. Minako, entah mendapat kekuatan dari mana, selalu berhasil berpikir jernih dan condong kepada jalan terjal menuju keluhuran sejati dan tidak mudah silau dengan tawaran Demos. Hal ini membuat usaha Demos mengejar Minako menjadi semakin seru dilihat dan menarik untuk dibaca. Terkadang dramanya menyentil, terkadang jalan cerita berakhir tragis dalam beberapa episode, namun pahit getir dunia manusia yang harus dijalani oleh pelakunya, menyediakan ruang terbuka bagi interpretasi yang mungkin kekayaannya jauh melebihi ekspektasi si pembuat komik.
Okaay sekian dulu cerita saya untuk Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog kali ini, ya😆 kalau kamu sudah baca Pengantin Demos juga, yuk, kita diskusi!

Menarik nih temanya. Sepertinya perlu dibaca banyak perempuan biar nggak mudah bucin sama laki-laki yang salah. Penasaran juga pengen baca.
ReplyDeleteNuhun sudah mampir Teh😃Meta kira Teteh sudah familiar juga dengan komik inii hihi... tapi memang ini masuk kategorinya dulu itu 'serial misteri' ya, mungkin bisa dikira tidak bermuatan romance ya
DeleteJadi penasaran sama Komiknya teh....
ReplyDeleteYuuk Teh Nyraa dibacaa😄
DeleteAiiihhh ... Keren ya teh Meta: ini komik ya?
ReplyDeleteMinako sepertinya sosok yang harus jagi panutan ketika banyak godaan setan yang terkutuk menjerumuskan manusia -juga perempuan untuk mencari jalan pintas demi kesenangan semu.
salam semangat
Iya Teh ini komik jadul😅 termasuk komik pertama yang meta baca jadinya ada nostalgianya. Tapi baru kepikiran nulis begini setelah sekian lama
Delete"Pahit getir dunia", well my friend, begitulah hidup, ehehehe.
ReplyDeleteMerinding ya baca jalan ceritanya, Demos dan Venus ini, aduh kalian, ampun dah. Untung Minako orangnya teguh dan berprinsip, dan pastinya mengedepankan nalarnya nih, jadi sulit 'diterobos'.
Ending-nya gimana, Meta? Serius baru tahu komik "Pengantis Demos" setelah baca ini.
Naah setahu meta sampai jilid 17 masih berupa kumpulan cerita-cerita pendek gitu Teh Uriil... habis itu ga pernah dengar lagi ada nomer 18-nya🤷
DeleteJadi memang menggantung setahu Meta